Night Mode

Monday, October 21, 2019

unicron dan decacron indonesia
Ilustrasi Unicron & Decacron
JurusTupai - Seiring berkembangnya ekonomi digital pada dekade terakhir ini, telah lahir beberapa perusahan rintisan yang sering di sebut dengan Startup di belahan dunia termasuk indonesia.

Menurut data dari Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI), mencatat jumlah startup di Indonesia pada 2018 mencapai 992 perusahaan.

Namun dari ratusan startup tersebut hanya beberapa yang menyandang gelar sebagai Unicorn.

Dalam dunia startup ada beberapa tingkatan atau kasta yang sering di sebut Unicorn, Decacron, dan Hectocron.

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang beberapa startup indonesia yang menyadang gelar Unicron hingga Decacron, mungkin ada yang bertanya apa itu istilah Unicron, Decacron dan Hectocron?

Unicron adalah gelar yang di tunjukan bagi startup yang memiliki valuasi dana dengan jumlah USD 1 Milliar, sedangkan Decacron dan Hectocron iyalah gelar yang di tunjukan bagi startup yang memiliki valuasi dana sebesar USD 10 Milliar (Decacron)  dan USD 100 Milliar (Hectocron).

Dan di indonesia ada 4 perusahan menyadang gelar startup Unicron dan 1 Perusahan sebagai Decocron.

Startup Decocron Indonesia.

1- Gojek, Nilai Valuasi USD 10 Milliar.
Startup besutan Nadiem Mukarim ini menurut laporan CB insight memperoleh aliran dana yang mencecah 10 Milliar Dollar atau setara 141 Trilliun Rupiah, yang sekaligus menempatkan Gojek sebagai startup dengan posisi No 19  secara global.

Startup Unicorn indonesia.

1- Tokopedia, Nilai Valuasi USD 1 Milliar
2- Traveloka, Nilai Valuasi USD 2 Milliar
3- Bukalapak, Nilai Valuasi USD 1 Milliar
4. Ovo, Nilai Valuasi USD 2.5 Milliar

Diantara 4 Startup Unicron Indonesia di atas, Ovo merupakan startup terbaru milik Lippo group yang mampu meraih gelar tersebut.

Comments 0